Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 November 2012

kegunaan dan cara berwudhu



Kegunaan Dan Cara Berwudhu

Kegunaan Air Wudhu
  • Untuk segala macam solat hukumnya wajib.
  • Untuk Thawaf di Ka'bah, thawaf apa saja, hukumnya wajib.
  • Sewaktu hendak membaca Al-Qur'an hukumnya sunnat
  • Sewaktu hendak tidur atau lain-lain perbuatan yang baik, hukumnya sunnat
Cara-caranya
  •  Mulailah dengan mengucapkan Bismillaahir rahmaanir rahiim.
  • Menghadaplah kearah kiblat
  • Basuhlah jari-jari tangan, Dan bagi jari yang bercincin, jam atau perhiasan yang dipakai di jari-jari lainnya, bukalah perhiasan tersebut agar air dapat merata membasahi seluruh jari-jari. (3x)
  • Bekumur-kumur (3x)
  • Membasuh muka (3x)
  •   Basuhlan tangan hingga sampai dengan siku (kanan terlebih dahulu) (3x)
  •   Mencuci daun telinga (3x)
  •  Sapulah sebahagian kepala (3x)
  • Basuhlan kaki hingga sampai dengan kedua mata kaki (kanan terlebih dahulu)(3x)
  • Bila selesai berwudhu', hadapkan muka ke arah kiblat dan berdoalah dengan membaca:
       Asyhadu an laa ilaaha illalaahu wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa Rasuuluh, Allahummaj'alnii minat tawwaa biinaa waj'alnii minal mutathahhiriin.
 Artinya” Aku bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad itu adalah hamba-Nya dan rasul-Nya. Ya allah , masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang bertaubat, dan jadikanlah aku masuk ke dalam golongan orang-orang yang suci.”

Solat Berjamaah



Solat Berjamaah 

 Solat berjamaah adalah solat yang dilakukan secara bersama, dipimpin oleh yang ditunjuk sebagai imamnya. Solat-solat yang bisa dikerjakan berjamaah adalah:
  1. Solat Lima Waktu: Subuh, Zhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya
  2. Solat Jum'at
  3. Solat Tarawih
  4. Solat Ied Fitri dan 'Idul Adha
  5. Solat Jenazah
  6. Solat Istisqa (Minta Hujan)
  7. Solat Gerhana Bulan dan Matahari
  8. Solat Witir
Cara Melakukan

Berniat dalam hati bahawa ia menjadi makmum atau iman. Adapun seseorang yang pada mulanya solat sendirian, kemudian ada orang lain yang mengikuti di belakangnya, baginya tidak dituntut sebagai imam.
Makmum tidak dibenarkan mendahului imam, baik tempat berdirinya maupun gerakannya selama solat berjama'ah berlangsung. Makmum diharuskan mengikuti sikap/gerak imam, tidak boleh terlambat apa lagi sampai tertinggal hingga dua rukun solat.